Kamis, 02 September 2010

Puasa Kedua di Jogjakarta


Roda waktu terus bergerak, tidak terasa ini adalah kali kedua saya merasakan puasa di Kota Jogjakarta. Tahun lalu, saat merasakan pertama kalinya puasa di kota ini, ada perasaan yang bercampur aduk dalam diri saya. Sejenak terlintas kebanggaan akhirnya bisa juga menginjakan kaki di kota ini, walaupun kebanggaan itu tak bertahan lama tergantikan oleh perjuangan untuk mengenali medan baru yang akan menjadi tempat berlabuh melanjutkan pendidikan untuk beberapa waktu lamanya.

Puasa yang kedua ini sangat berbeda dengan apa yang saya rasakan tahun lalu. Kali ini saya sudah cukup menguasai medan di kota ini. Setiap harinya saya sudah mempunya agenda untuk berbuka puasa di beberapa tempat. Hampir setiap hari saya berbuka puasa di tempat yang berbeda. Mulai dari berbuka di masjid kampus UGM, di Mushala Sagan (belakang rumah kost), buka puasa bersama teman-teman kuliah, bersama teman-teman dari sulawesi dan lainnya. Yang jelasnya, hampir setiap hari berbuka puasa di tempat yang berbeda. Hal ini sengaja saya lakukan karena mungkin saja puasa tahun depan (jika masih dipertemukan kembali dengan ramadhan) saya sudah berada di kota lain sebab saya berencana dan mengusahakan agar dapat menyelesaikan kuliah secepat mungkin.

Menjalani puasa kedua di kota ini juga mendatangkan pengalaman spiritual yang berbeda. Saya lebih menikmati saat-saat menjalani puasa dan menikmati betul saat-saat menjelang berbuka puasa. Ya, inilah sedikit coretan tentang pengalam menjalani puasa kedua kalinya di Kota Jogjakarta.

Sagan, 22 Agustus 2010

Senin, 23 Agustus 2010

Tampilan baru, semangat baru

Untuk kali pertama, akhirnya saya merubah juga tampilan blog ini. setelah mengotak atik fitur dan template yang disediakan dalam blogger, akhirnya saya menukan design dan tampilan yang saat ini terpampang di blog saya. perubahan ini sengaja saya lakukan karena sudah hampir setahun saya vakum mengisi blog ini walaupun dalam kurun waktu tersebut sebenarnya saya mempunyai beberapa tulisan namun entah kenapa saya tidak memasukannya ke dalam blog ini.

Saya dihinggapai rasa malas yang tak terhingga untuk mengisi blog ini, ditambah rasa minder yang mendera hingga tak percaya diri dengan tulisan-tulisan saya sendiri. telah banyak waktu yang terbuang untuk menyesalinya. saya terjebak pada kontemplasi yang tak berujung dan semakin lama justru makin menjauhkan saya dari kegiatan menulis yang beberapa bulan silam sempat menjadi hobi dan kegiatan belajar yang menyenangkan. 

Semoga dengan tampilan baru blog ini, saya menemukan kembali semangat menulis itu. terlalu banyak pengalaman yang terabaikan, banyak pula cerita yang hampir terlupakan karena tak sempat ditulis.

Kamis, 21 Januari 2010

tess...